Sepenggal Cerita
Suasa malam yang sejuk disini, di hadapan menara tinggi yang berkilauan diterangi cahaya lampu yang berkelap - kelip yang menempel erat di menara itu, menara terindah yang meninggalkan secercah masa lalu di hidupku. Cuaca bersahabat, langit gelap dengan awan tipis dihiasi beribu bintang yang sinarnya membuatku kembali, kembali mengingat seseorang...
Seseorang yang ada disaat malam-malam kelam, saat waktu tak terduga. Orang yang membuatku mengerti arti dari persahabatan sejati. Sahabat seumur hidup.
Waktu bergulir begitu cepat hingga dia pergi tanpa mengucap kata perpisahan. "meraih mimpi" itu adalah kata yang sering aku dengar keluar dari bibirnya. Namun, kenyataan tak semanis yang dikira. Mungkin apabila dia tidak menjalani mimpinya, ku tahu dia akan bersamaku. Tapi apa yang bisa kulakukan? Dia harus meraih mimpi yang diangan-angankannya.
Bertahun menunggu, persahabatan kamipun kandas. Persahabatan aku dan dan dia tergerus waktu, tetapi kini lebih baik, karena persahabatan kami tergantikan dengan kehidupan yang lebih baik baginya. Tak apa bila menanggung semua ini. Dia akan selalu ada dihatiku. Hiduplah lebih baik sahabat :)

Isi yg banyak blognya ta....
BalasHapus